Sabtu, 26 Februari 2011

Inbox: Jejak vertikal di langit Balikpapan

Di bawah ini adalah email dari Busur Kuma. Isinya adalah video dan foto yang menunjukkan adanya sebuah objek yang terbang vertikal dengan meninggalkan jejak yang terang.

Met siang...

Saya punya foto yang mirip dengan chemtrail. Foto itu diambil pada 18 februari 2010 saat saya lagi dikampus.

Awalnya langit seperti biasanya, tidak mendung dan awan-awan halus ada di sekitarnya. Tiba-tiba pandangan saya tertuju pada suatu objek, mungkin tidak tepat saya sebut objek karena tidak terlihat.

Lalu, ada jalur putih yang terbentuk dari bawah ke atas. Meskipun sudah melihat terbentuknya jalur itu, saya tidak melihat bentuk objek di ujung jalur tersebut. Seolah-olah jalur tersebut memanjang dengan sendirinya.

 

Jalur itu terbentuk dari bawah ke atas. Saya mengira itu uji coba roket atau semacamnya (mustahil kalau pesawat karena saya tidak mendengar suara apapun dan pasti kelihatan bentuk pesawatnya).

Tapi kalaupun itu roket, saya pikir pasti saya mendengar suaranya. Saya tidak begitu yakin mengenai ada tidaknya objek di ujung jalur itu.

Tapi saya percaya pendengaran saya 90 %. Saya tidak melihat saat jalur itu pertama kali terbentuk, kira-kira saya baru melihat saat panjangnya mencapai 1/4 jalur tsb.

Email kedua :

Oh ya, nama saya busur . Foto itu diambil di daerah gunung pasir, kota Balikpapan. Saya juga punya videonya . Secepatnya akan saya kirim. Saya ralat bahwa saya tidak melihat objek di ujungnya. Barusan saya lihat videonya dengan komputer dan ada objek putih d ujung jalur itu. Di HP nggak keliatan . Secepatnya saya kirim.

Thx...

ufo believer

Catatan:
Jika kalian menonton videonya, perhatikan di ujung atas jejak vertikal. Pada detik kedua, akan muncul sebuah objek kecil berwarna putih yang terbang ke atas. Ini menunjukkan kalau jejak ini adalah jejak objek yang terbang ke atas, bukan jejak benda jatuh.

Awalnya, ketika saya melihat video di atas, saya tertarik dengan jejak nyaris vertikal berwarna terang yang tidak terlihat seperti asap. Seakan-akan ada seseorang yang mengambil sebuah spidol berwarna kuning dan mencoret langit. Namun, dari foto yang diambil kemudian, terlihat jejak itu memudar menjadi asap sehingga saya yakin kalau jejak itu adalah jejak sebuah roket.

Jejak seperti itu terjadi akibat adanya kondensasi uap air yang keluar dari mesin roket. Ketika gas yang dikeluarkan oleh roket mendingin, maka ia akan menciptakan awan dari tetesan air mikroskopis. Maka kita mendapatkan sebuah contrail.

Jika eksperimen dilakukan dari tempat yang cukup jauh, saya yakin Busur tidak akan mendengar suara apapun.

Eksperimen roket di Indonesia biasanya dilakukan oleh dua institusi. Pertama adalah LAPAN dan kedua adalah PINDAD. Umumnya, percobaan roket selalu mendapat liputan dari media. Namun saya tidak menemukan informasi adanya percobaan roket yang dilakukan oleh kedua institusi tersebut pada tanggal 18 Februari 2010.

Jadi, walaupun saya yakin objek yang terlihat di video adalah roket, saya tidak bisa menentukan institusi mana yang melakukan uji coba itu.

Tapi sekali lagi, ini cuma pendapat saya.